• Student Affairs
  • Grants and Awards
  • Student Affairs
  • Grants and Awards
  • macet tagged posts

    Angkot (berlebih), salah satu penyebab kemacetan kota Bandung

    20130921_wali-kota-bandung-mencoba-menjadi-sopir-angkot_6567

    Pagi hari di akhir pekan adalah kesempatan bagi saya untuk mencari sarapan di luar rumah tanpa terburu-buru harus segera pergi ke kampus. Kali itu saya mencoba Kupat Tahu Singaparna di sebuah warung tenda dengan berjalan kaki selama 10 menit dari rumah. Sambil menikmati sarapan, saya terlibat percakapan dengan seorang bapak berumur sekitar 50 tahunan yang pekerjaannya adalah sopir angkutan kota (angkot) Bandung trayek Kebon Kalapa – Dago.

    Dari perbincangan santai tersebut saya jadi mengetahui beberapa hal baru tentang dunia per-angkot-an, khususnya di Kota Bandung. Kata pak sopir, angkot yang beroperasi di jalanan menurut aturan adalah yang berumur maksimal 10 tahun (sekarang tahun 2015, maka angkot paling tua yang boleh beroperasi adalah tahun produksi 2005)...

    Read More

    Flyover, an advancement or deterioration?

    WP_20150615_002

    Akhir minggu lalu saya kembali mengunjungi Jakarta dan kebetulan melewati jalan depan Mabes Polri yang sedang dibangun flyover baru. Bagi banyak orang, adanya pembangunan flyover ini dianggap sebagai sebuah kemajuan dan cerminan modernisasi yang sudah sewajarnya ada di kota metropolitan. Ya memang betul, teknologi yang dipergunakan untuk membangun flyover tersebut tentunya adalah teknologi masa kini. Alat-alat yang dipakai, material yang dibutuhkan, serta keahlian perencanaannya tentulah yang up to date. Banyak pihak merasa bangga dengan adanya fly over tersebut.

    Tapi kok tiba-tiba ada yang menggelitik. Waktu yang agak lama sambil menunggu lampu hijau di perempatan ke arah Jl. Wolter Monginsidi, membuat saya berpikir flyover ini adalah sebuah kemunduran. Loh kok?

    Apa alasan dibangunnya fl...

    Read More