• Student Affairs
  • Grants and Awards
  • Student Affairs
  • Grants and Awards
  • Floor ads (saatnya beriklan di lantai)..

    Semenjak berkeluarga, berbelanja kebutuhan sehari-hari adalah satu kegiatan rutin setiap bulannya. Niatnya sih hanya sekedar menjadi “sopir merangkap kuli angkut”bagi istri. hehe.. Tapi kadang-kadang bisa juga jadi sumber inspirasi. Misalnya kegiatan berbelanja bulan lalu. Di lantai supermarket tersebut baru saya sadari terdapat iklan sebuah produk makanan ringan (Sebelumnya saya jarang memperhatikan karena lebih sibuk menghitung perbandingan harga produk yang paling ekonomis, disertai perdebatan kecil dengan istri demi penghematan).

    Iklan tersebut terbuat dari bahan sejenis vynil anti gores yang ditempelkan ke lantai, atau lebih tepatnya stiker anti gores. Seiring perkembangan teknologi digital printing saat ini, memang memungkinkan untuk membuat iklan seperti itu. Tersedianya bahan dasar yang lebih kuat dan lentur, tinta cetak yang lebih tahan lama dan anti gores, bahan pelapis/laminasi yang lebih anti gores (bahkan anti injak saya rasa), serta bahan perekat yang lebih kuat, semuanya menjadi faktor pendukung munculnya iklan di lantai yang bisa disebut floor ads.

    Memang saya perhatikan, sejauh mata memandang, tidak ada sisi supermarket yang tidak ada unsur iklannya. Sampai-sampai rak penyimpanan produknya saja tidak luput dari pemasangan iklan.


    Sebuah perusahaan periklanan media khusus di Santa Monica California, USA (Floor-Ads.com) menyatakan beberapa keunggulan beriklan di lantai sebagai berikut :

    • Memberikan efek dramatis karena mendapatkan perhatian konsumen
    • Bentuk dan ukuran yang unik
    • Secara kuat menyampaikan informasi dan meningkatkan pembelian impulsif
    • Tidak terhindarkan oleh pandangan mata konsumen dan memberikan komunikasi yang jelas

    Bahkan floor-ads.com berani mengklaim bahwa iklan di lantai dapat meningkatkan rata-rata penjualan sampai 27%. (hal ini masih harus dipertanyakan karena tidak mencantumkan riset yang digunakan).

    Cerita sukses iklan di lantai mungkin juga bisa dilihat dari kisah Fred Potok.  Pada Desember 1996 perusahaan iklannya meraih kesuksesan dari iklan kliennya yaitu produk pestisida bermerek Raid, yang ia coba pasang di lantai toko. Iklan tersebut bergambar hama yang mati di sekeliling Raid. Dalam 5 bulan di 20 toko, penjualan Raid meningkat 91%.

    Kemudian FLOORGraphics, Sejak 1995 berbisnis dengan cara menyewa lantai dari pengelola toko/supermarket untuk kemudian menyewakannya kembali sebagai media iklan kepada perusahaan-perusahaan produk. FLOORGraphics menyediakan jasa mulai dari mendesain, memproduksi, memasang, memelihara, sampai mencopot kembali iklan tersebut. Dalam 3 tahun, FLOORGraphics sudah beriklan di 15.000 toko dan menciptakan pendapatan USD 30 juta pada tahun 1999.

    Contoh lain yang pernah saya lihat dan saya injak tentunya ;D seperti di lantai sebelum dan sesudah naik escalator, di lantai lift, dan lantai-lantai lain yang memungkinkan orang pasti melihat ke bawah ketika akan atau sedang menginjaknya. Dahulu mungkin tabu jika merek atau gambar produk dinjak-injak. Tapi kini, demi mendapatkan perhatian lebih dari konsumen, memasang iklan di lantai sangat menarik untuk dipertimbangkan.

     

    Referensi :

    Leave a Reply